Langsung ke konten utama

MAKALAH SISTEMATIKA PENULISAN BUSINESS PLAN

 

 

MAKALAH

SISTEMATIKA PENULISAN BUSINESS PLAN

Ditulis Guna Memenuhi Tugas Yang Diberikan Pada Mata Kuliah “Technopreneurship”



Nama                          : Arif Rahman

NIM                            : 1118R0669

Prodi                           : Sistem Informasi

Dosen Pengampu        : Septia Lutfi, M.Kom.

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer

(STMIK HIMSYA SEMARANG)

2021

KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat, taufik, hidayah dan inayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “SISTEMATIKA PENULISAN BUSINESS PLAN ini. Dengan hadirnya makalah ini semoga dapat menjadi referensi bagi para pembaca, dan masyarakat pada umumnya.

Sholawat dan salam  tetap tercurahkan dan dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, serta keluarga, sahabat dan pengikutnya.

Penyusun menyadari tanpa bantuan dari semua pihak, penulisan makalah ini mungkin tidak dapat tercapai. Oleh karena itu, penyusun mengucapkan terima kasih kepada :

1.      Bapak Septia Lutfi, M.Kom. selaku Dosen Technopreneurship di “STMIK HIMSYA” yang telah memberi izin kepada penyusun untuk mengumpulkan data sebagai bahan dalam penyusunan makalah ini.

2.      Orang Tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan dan doá untuk kesuksesan pembuatan makalah ini.

3.      Teman-teman semuanya yang telah memberikan motivasinya serta semua pihak yang telah membantu terselesainya penyusun makalah ini.

Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penyusunan makalah ini, karena keterbatasan kemampuan yang penyusun miliki. Oleh karena itu, penyusun mohon kritik dan sarannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semuanya.

 

                                                                                                Semarang, 3 Januari 2020

 

 

Penyusun

 

 

DAFTAR ISI

COVER ………………………………………………………………………………………. i

KATA PENGANTAR ………………………………………………….…………………… ii

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………...… iii

BAB I PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG …………………………………………………………… 1

B.     RUMUSAN MASALAH ………………………………………………………... 2

C.     TUJUAN ………………………………………………………………………… 2

BAB II PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN BUSINESS PLAN …………………………………………….... 3

B.     CARA MENULIS BUSINESS PLAN YANG BAIK …………………………... 4

C.     TIPE-TIPE BUSINESS PLAN ………………………………………………..… 7

D.    MANFAAT BUSINESS PLAN …………………………………………………. 7

E.     STRUKTUR PENULISAN BUSINESS PLAN ………………………………… 8

F.      ELEMEN-ELEMEN BUSINESS PLAN ………………………………………. 13

BAB III PENUTUP

            KESIMPULAN …………………………………………………………………….. 16

            DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………. 17

 

 

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Dalam pembuatan Makalah ini ada beberapa hal yang melatarbelakangi penulis membuat makalah ini. Yang pertama adalah sebagai pemenuhan tugas yang diberikan oleh Bpk Septia Lutfi, M.Kom. selaku Dosen mata kuliah Technopreneurship dan juga sebagai bahan referensi dalam berwirausaha.

Membahas mengenai business plan atau perencanaan bisnis, mau tidak mau kita harus memulainya dari arti penting atau tujuan business plan tersebut dibuat.  dan berikut ini, saya akan mengajak anda lebih memahami mengapa pembuatan perencanaan usaha menjadi suatu hal yang mutlak diperlukan bagi anda yang akan memulai sebuah usaha.

Beberapa pengertian tentang business plan diungkapkan antara lain oleh Hisrich and Peters yang mengatakan bahwa : “The business plan is a written document prepared by the entrepeneur that describe all the relevant external and internal elements involved in starting a new venture.” (Hisrich,Peter, 1995:113). Disisi lain, business plan disedinisikan sebagai “Business plan is a detailed study of the organization’s activities, which highlights where the organization has been, where it is owe and where it might get to in the future, and incorporates an action program to achieve these results.” (M.Coulthard, A.Howell,G.Clarke, 1999:3).

Dari kedua defini diatas dan sekian banyak lagi defini business plan, dapat di rangkum bahwa business plan atau perencanaan bisnis merupakan penelitian mengenai kegiatan organisasi sekarang dan yang akan datang dan menyusun kegiatan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan yang dituangkan dalam suatu dokumen perencanaan.Perencanaan bisnis/business plan merupakan penelitian mengenai kegiatan organisasi sekarang dan yang akan datang dan menyusun kegiatan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan yang dituangkan dalam suatu dokumen perencanaan. Perencanaan bisnis sangat erat hubungannya dengan wirausaha, sebab perencanaan bisnis ini dibuat agar hasil penciptaan usaha yang dibuat mendekati dengan kenyataannya. Diharapkan dengan perencanaan bisnis yang baik maka perencanaan dengan kenyataannya memiliki perbedaan yang cukup kecil. Karena itu perencanaan bisnis ini dapat digunakan sebagai pedoman penciptaan usaha. Pengertian lainnya, Business plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana. Business plan merupakan dokumen tertulis yang menjelaskan rencana perusahaan atau pengusaha untuk manfaatkan peluang – peluang usaha (business opportunites) yang terdapat dilingkungan eksternal perusahaan, menjelaskan keunggulan bersaing (competitive advantage) usaha, serta menjelaskan berbagai langkah yang haruus dilakukan untuk menjdikan peluang usaha tersebut menjadi suatu bentuk usaha yang nyata.

B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Apa itu Business Plan?

2.      Bagaimana cara menulis Business Plan yang baik?

3.      Ada berapa tipe Business Plan?

4.      Apa Manfaat Business Plan?

5.      Bagaimana Struktur Penulisan Business Plan?

6.      Apa Element-element Business Plan?

 

C.     TUJUAN

1.      Mengetahui apa itu Business Plan

2.      Mengetahui cara Menulis Business Plan yg baik

3.      Mengetahui tipe-tipe Business Plan

4.      Mengetahui manfaat dari Business Plan

5.      Mengetahui Sistematika Penulisan Business Plan

6.      Mengetahui Element-element yang ada pada Business Plan

Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menjabarkan apa itu bisnis, bagaimana cara menulis business plan yang baik, mengetahui sistematika penulisan business plan yang benar dan apa saja manfaat bisnis serta apa tujuan dari bisnis itu. Sehingga dengan adanya makalah ini penulis dan juga pembaca dapat menambah pengetahunnya mengenai masalah tentang bisnis maupun dapat dijadikan bahan tukar – menukar pendapat bahkan saran membangun untuk semakin memperluas pengetahuan bisnis.

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN BUSINESS PLAN

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Perencanaan bisnis merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan, karena di dalam perencanaan bisnis ini dapat diketahui posisi perusahaan saat ini, arah dan tujuan perusahaan, dan cara mencapai sasaran yang ingin dicapai.

Agar perusahaan berjalan pada jalan yang benar maka seorang wirausaha harus menyususn Business Plan. Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang saran. Pengertian lain dari business plan adalah sebuah selling document yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial.

Menurut Bygrave, 1994 : 441 (dalam Buchari Alma, 2006 : 198) mendefinisikan Business Plan sebagai dokumen yang disediakan oleh enterpreuner yang memuat rincian tentang masa lalu, keadaan sekarang dan kecenderungan masa depan dari sebuah perusahaan. Isinya mencakup analisis tentang manajerial, keadaan fisik bangunan, karyawan, produk, sumber permodalan, informasi tentang jalannya perusahaan selama ini dan posisi pasar dari perusahaan. Business Plan juga berisi tentang rincian profit, neraca pembayaran, proyeksi aliran kas untuk dua tahun yang akan datang. Selain itu juga memuat pandangan dan ide dari untuk dua tahun yang akan datang, pandangan dan ide dari anggota tim manajemen serta menyangkut strategi dan tujuan perusahaan yang hendak dicapai.

Jadi business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsurunsur yang relevan baik internal maupun eksternal mengenai perusahaan untuk memualai suatu usaha. Isi dari business plan sering merupakan perencanaan terpadu yang menyangkut pemasaran, permodalan, manufacturing dan sumber daya manusia.

Di dalam perencanaan bisnis perlu dilakukan analisis kelayakan Usaha, hal ini dikarenakan aspek utama dalam melakukan usaha pertama kali faktor kelayakan perlu diperhatikan dan merupakan hal yang cukup penting. Perencanaan usaha diperlukan dalam kegiatan bisnis yang akan dilakukan maupun yang sedang berjalan agar tetap berada dijalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan. Perencanaan usaha merupakan alat yang sangat penting bagi pengusaha maupun pengambil keputusan kebijakan perusahaan. Perencanaan usaha juga dapat dipakai sebagai alat untuk mencari dana dari pihak ketiga. Ada lingkup yang perlu dijelaskan, untuk menuju perencanaan usaha yang optimal.

Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.

Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

 

B.     CARA MENULIS BUSINESS PLAN YANG BAIK

Sebelum menulis business plan, seorang pengusaha harus menyadari bahwa elemen rencana bisnis mungkin berubah. Berikut ini hal-hal yang menyebabkan elemen rencana bisnis berubah:

1.         Suatu rencana biasanya akan berubah ketika ditulis.

2.         Pandangan baru selalu muncul ketika penulisan rencana bisnis berlangsung, serta ketika penulis mendapatkan feedback dari orang lain.

3.         Suatu business plan harus diperiksa berkali-kali sampai yakin bahwa business plan tersebut sesuai. Dalam hal ini biasanya setiap kali pemeriksaan ada bagian yang diperbaiki.

Agar perubahan-perubahan yang dilakukan tidak banyak, seorang pengusaha seharusnya tidak tergesa-gesa dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya seorang pengusaha memeriksa ide bisnisnya secara rinci. Oleh karena itu, suatu business plan yang baik harus memenuhi kriteria berikut:

Konten Business Plan

1.         Informasinya harus jelas dan ringkas

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat sebuah informasi yang jelas dan ringkas:

a.       Gunakan kalimat yang sederhana

Semakin panjang dan kompleks suatu kalimat umumnya semakin sulit dipahami, Sehingga kalimat tersebut tidak informatif. Kalimat yang informatif biasanya adalah kalimat yang sederhana yaitu kalimat yang jelas subjek, predikat, dan objek atau keterangan dari kalimat tersebut. Walaupun sederhana, minimal kalimat tersebut terdiri dari subjek dan predikat.

b.      Ide-ide yang ditampilkan jelas dan saling berhubungan

Suatu paragraf minimal terdiri dari dua buah kalimat. Agar ide-ide yang disampaikan di dalam suatu paragraf  bias diterima oleh pembaca, pastikan bahwa susunan kalimat-kalimat tersebut mempunyai hubungan yang logis.

c.       Hindari penggunaan bahasa atau istilah yang sulit dimengerti

Pembaca dari suatu dokumen business plan bersifat umum dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Dalam pembuatan business plan, hindari penggunaan istilah-istilah yang sulit dimengerti. Kalaupun terpaksa harus menggunakan istilah asing, berikan penjelasan dari istilah tersebut dalam bentuk catatan kaki atau di dalam tanda kurung. Begitu juga dengan penggunaan singkatan. Jika ada singkatan yang tidak umum, berikan penjelasan terhadap singkatan tersebut.

d.      Tulislah business plan anda dengan ejaan yang benar

Business plan adalah termasuk ke dalam dokumen resmi. Penulisan business plan juga harus menggunaakan ejaan yang benar. Kalau business plan dibuat dalam bahasa Indonesia maka standar yang digunakan adalah EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

2.      Menarik dan Eksklusif

Selain informatif, unsur menarik dan eksklusif di dalam business plan juga harus ditonjolkan. Bagaimanapun juga ketika orang memilih suatu dokumen biasanya mereka akan memilih dari segi tampilannya terlebih dahulu. Bayangkan jika seorang investor harus menyeleksi sepuluh dari seratus buah dokumen business plan, dokumen yang dipilih duluan pastilah dokumen yang menarik dan eksklusif baru kemudian dilihat kontennya.

Terdapat beberapa cara untuk membuat business plan menarik yaitu:

a.       Kertasnya berkualitas

Kualitas kertas yang digunakan untuk mencetak dokumen business plan akan mempengaruhi kesan eksklusif dari suatu dokumen business plan. Business plan yang dicetak dengan kertas buram 60 gram akan berbeda kesannya dengan dokumen business plan yang dicetak dengan kertas putih 80 gram. Untuk itu pastikan bahwa kertas yang digunakan untuk mencetak dokumen business plan adalah kertas yang berkualitas.

b.      Desain sampul dan halaman menarik

Desain sampul akan mempengaruhi kesan pertama ketika seseorang melihat suatu dokumen business plan. Dari sampul, seseorang bias memperkirakan konten topik yang diusulkan dari suatu business plan. Agar menarik, buatlah desain sampul yang menarik pada dokumen business anda.

c.       Tulisannya rapi

Tulisan yang rapi pada dokumten business plan akan memberi kesan bahwa pembuat business plan selalu mengerjakan pekerjaan dengan rapi. Untuk membuat tulisan suatu business plan dengan rapi, anda bisa menggunakan menu styles pada Microsoft word. Misal : nama bab mempunyai style “heading 1” , sub bab mempunyai style “heading 2” , dan dan paragraf mempunyai style “normal”. Dengan demikian tampilan setiap sub bab dalam dokumen tersebut akan seragam.

d.      Terdapat gambar-gambar tertentu yang memperjelas isi dari business plan

Gambar, grafik, atau tabel bisa ditambahkan dalam dokumen business plan. Selain berfungsi untuk menambahkan pemahaman pembaca, ketiga objek tersebut akan membuat suatu dokumen menjadi lebih menarik. Disini anda tidak boleh menampilkan sembarang gambar agar menarik, pastikan bahwa objek yang ditampilkan  adalah sesuai dengan konten yang anda sampaikan.

 

C.     TIPE-TIPE BUSINESS PLAN

Ada tiga tipe business plan yaitu:

1.      Summary Business Plan

Business plan ini terdiri dari 10-15 halaman dan sangat berguna untuk menuliskan suatu ide baru dan mengetahui apakah investor tertarik dengan ide tersebut ataukah tidak.

2.      Full Business Plan

Business plan ini terdiri dari 25-35 halaman. Business plan ini sangat berguna untuk suatu usaha baru yang sudah berjalan dan butuh tambahan modal. Dokumen ini digunakan sebagai “blueprint” untuk menjalankan perusahaan.

3.      Operational Business Plan

Business plan ini terdiri dari 40-100 halaman dan utamanya digunakan untuk bagian internal perusahaan. Dokumen ini sangat berguna sebagai alat yang digunakan untuk membuat “blueprint” terhadap usaha baru dan menyediakan petunjuk kepada manajer operasional.

 

D.    MANFAAT BUSINESS PLAN

Business plan merupakan sebuah dokumen yang mempunyai manfaat ganda (dwi fungsi), yaitu manfaat di dalam maupun di luar perusahaan.

1.      Luar Perusahaan

a.       Investor

Bagi investor, sebuah business plan bermanfaat untuk menentukan apakah suatu usaha layak untuk mendapatkan investasi atau tidak.

b.      Stakeholder

Stakeholder dari luar adalah individu atau organisasi dari luar yang terkena dampak dari bisnis tersebut. Misalnya: Pemerintah Daerah, Kepala Desa, dll. Bagi stakeholder dari luar, sebuah business plan bermanfaat untuk menentukan apakah suatu bisnis layak untuk diijinkan atau tidak.

2.      Dalam Perusahaan

Bagi entrepreneur (pengusaha), business plan dapat membantu seorang entrepreneur untuk :

a.       Memutuskan apakah bisnis yang direncanakan dapat dimulai atau tidak. Dengan adanya business plan berarti seorang entrepreneur sudah memvisualisasikan rancangan bisnisnya. Dengan demikian akan mudah bagi seorang entrepreneur untuk memutuskan apakah rencana bisnisnya layak untuk dimulai atau tidak.

b.      Mengelola ide bisnis sehingga dapat memulai menjalankan suatu ide bisnis dengan jalan yang tepat.

c.       Menjelaskan ide bisnis kepada lembaga keuangan seperti bank agar mendapatkan pinjaman bagi bisnis yang akan dijalankan. Hal ini sangat diperlukan jika bisnis yang akan dijalankan membutuhkan modal yang besar.

 

E.     STRUKTUR PENULISAN BUSINESS PLAN

Secara umum, struktur penulisan business plan dapat dilihat seperti dibawah ini:

1.      Halaman Judul

Bagian ini berisi nama dan alamat perusahaan, nama dan alamat pemilik, nama dan alamat penanggung jawab yang bisa dihubungi sewaktu-waktu, dan topik bisnis. Dalam membuat halaman ini, pastikan bahwa nomor telepon dan alamat yang ditulis adalah benar dan tidak salah ketik. Tujuannya adalah agar pembaca business plan bisa menghubungi anda dengan mudah.

2.      Executive Summary ( Ringkasan Eksekutif)

Ringkasan eksekutif merupakan bagian paling penting dari sebuah business plan. Ringkasan ini merupakan gambaran singkat dari keseluruhan business plan. Tujuannya agar seseorang dapat mengetahui sagala sesuatu tentang usaha baru dengan singkat dan jelas.

Ringkasan eksekutif ini biasanya ditulis tidak lebih dari dua halaman dan satu spasi. Umumnya seorang investor akan membaca ringkasan eksekutif terlebih dahulu. Jika ringkasan eksekutif tersebut cukup meyakinkan, baru investor akan meminta copy dari keseluruhan isi business plan.

3.      Industry Analysis (Analisis Industri)

Bagian ini menggambarkan bagaimana suatu bisnis akan masuk ke sebuah industry dengan mempertimbangkan skala bisnis, tingkat pertumbuhan, dan proyeksi penjualan.

Bagian yang harus ada pada Industry Analysis:

a.       Skala Bisnis

Pada bagian ini dijelaskan mengenai skala bisnis yang dijalankan. Apakah bisnis yang dijalankan adalah bisnis skala kecil, menengah, atau besar. Penentuan skala bisnis mempengaruhi produksi, strategi pemasaran, dan proyeksi penjualan.

b.      Tingkat Pertumbuhan

Pada bagian ini dijelaskan mengenai tingkat pertumbuhan yang direncanakan. Dalam menentukan tingkat pertumbuhan, perlu diperhatikan bahwa tingkat pertumbuhan yang direncanakan adalah tingkat pertumbugan yang logis (rasional). Penentuan tingkat pertumbuhan yang tidak logis pada suatu rencana bisnis akan menimbulkan kesan negatif (terlalu berlebihan).

c.       Proyeksi Penjualan

Bagian ini menjelaskan tentang proyeksi penjualan yang diinginkan. Biasanya proyeksi penjualan yang dituliskan adalah proyeksi penjualan untuk rentang waktu tertentu. Misalnya : proyeksi penjualan dalam waktu 1 tahun (12 bulan).

d.      Struktur Industry

e.       Budaya Pesaing

Pesaing adalah pihak yang menghasilkan produk atau jasa yang mirip. Deskripsikan mengenai budaya pesaing-pesaing secara umum.

f.       Key Success Factors (KSF)

KSF adalah factor-faktor kunci yang bisa membuat bisnis semakin sukses. KSF ini bisa didapatkan dari hasil analisa budaya pesaing. Misalnya : anda memiliki bisnis kuliner bakso. Pesaing-pesaing anda umumnya menggunakan penyedap rasa yang banyak agar baksonya enak. Padahal penyedap rasa tersebut tidak baik untuk kesehatan bahkan bisa menebabkan kanker. Kemudian anda berhasil menemukan resep bakso yang tidak menggunakan penyedap dan menyehatkan dengan harga yang sama dengan pesaing-pesaing anda. Maka salah satu dari KSF bisnis anda adalah produk yang anda tawarkan lebih menyehatkan.

g.      Tren Industri

Bagian ini menjelaskan tentang tren bidang industry yang sedang anda jalani. Salah satu cara yang digunakan untuk mengetahui tren industry dari bisnis adalah dengan melakukan survey. Anda juga bisa menggunakan bantuan google trend untuk mengetahui apakah produk yang anda tawarkan sering dibicarakan di media elektronik.

h.      Prospek Jangka Panjang

Bagian ini menjelaskan tentang prospek dari bisnis yang dijalankan. Anda bisa menganalisa prospek dari bisnis anda dengan melihat tren industri.

4.      Company Description (Gambaran Perusahaan)

Bagian ini menjelaskan deskripsi perusahaan secara rinci (detail). Informasi-informasi yang dituliskan antara lain:

a.       Deskripsi Perusahaan

Bagian ini berisi nama perusahaan beserta artinya jikalau ada beserta lokasi perusahaan.

b.      Sejarah Perusahaan

Pada bagian ini menjelaskan mengenai sejarah berdirinya perusahaan jika perusahaan sudah ada.

c.       Visi, Misi, dan Tujuan Perusahaan

Bagian ini berisi visi, misi, dan tujuan perusahaan anda didirikan. Adapun produk atau jasa yang dihasilkan, strategi pemasaran, dan organisasi perusahaan seharusnya mempunyai keterkaitan dengan visi, misi, dan tujuan perusahaan.

d.      Jenis Produk dan Jasa yang ditawarkan

Bagian ini menjelaskan jenis produk dan jasa yang ditawarkan secara rinci. Jika satu produk terdiri dari beberapa ukuran maka jelaskan masing-masing.

e.       Status Saat Ini

Bagian ini menjelaskan status dari perusahaan. Status ini bisa berupa status hokum atau kepemilikan perusahaan misalnya Perseroan Terbatas (PT), Unit Dagang(UD), Persero dan lain-lain. Status ini juga bisa berupa status kemajuan perusahaan misalnya perusahaan bertaraf nasional dengan luas jangkauan pemasaran adalah meliputi seluruh wilayah Indonesia.

f.       Key Partnerships (Jika ada)

Bagian ini menjelaskan mengenai kerjasama-kerjasama yang dimiliki oleh perusahaan jika ada.

5.      Management Team and Company Structure (Tim Manajemen dan Struktur Perusahaan)

Tim manajemen terdiri atas pendiri dan manajemen kunci dalam suatu perusahaan. Beberapa pertanyaan yang bisa membantu untuk mengisi bagian ini antara lain:

·         Terdiri dari siapa saja tim manajemen anda?

·         Apa kualifikasi mereka?

·         Apa saja tugas dan tanggung jawab mereka?

·         Apakah ada konsultan dari luar?

·         Kebijakan apa yang anda lakukan untuk memperkerjakan pegawai baru?

·         Bagaimana rencana struktur organisasi anda? (tunjukan dengan organization chart)

6.      Business Model (Model Bisnis)

Model bisnis merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis bagaimana cara perusahaan mengidentifikasi proses bisnisnya untuk menghasilkan uang. Model bisnis ini sangat diperlukan untuk mengidentifikasi proses suatu bisnis. Tidak adanya model bisnis menunjukkan lemahnya perencanaan. Hal ini berarti bisnis yang akan dijalankan tidak jelas. Salah satu contoh model bisnis yang banyak digunakan adalah model bisnis canvas.

7.      Market Analysis (Analisis Pasar)

Analisis pasar adalah proses untuk membagi industry menjadi beberapa segmen atau satu segmen spesifik yang akan dimasuki oleh perusahaan.

a.       Segmentasi dan Target Pasar

Deskripsikan mengenai segmen dan target pasar anda. Semakin jelas dan realistis segmen dan target pasar yang dideskripsikan semakin bagus. Segmen dan target pasar ini bisa meliputi: organisasi atau individu, kalau individu bisa focus berdasarkan jenis kelamin, usia, tempat tinggal, kelas ekonomi, hobi, dan lain-lain.

b.      Perilaku Pembeli

Setelah mengetahui segmen pasar, anda bisa mendeskripsikan perilaku pembeli. Perilaku ini bisa berupa kebiasaan, hobi,pergaulan, dan lain-lain.

c.       Analisis Pesaing

Deskripsikan mengenai ukuran, pertumbuhan dan profitabilitas pesaing, organisasi dan budaya perusahaan pesaing, strategi pesaing masa lalu dan sekarang, tujuan, sasaran dan asumsi-asumsi masa depan pesaing, serta kapabilitas pesaing.

8.      The Economic of Business (Ekonomi Bisnis)

Pada bagian ini dijelaskan mengenai bagaimana keuntungan suatu bisnis diperoleh.

 

9.      Marketing Plan (Rencana Pemasaran)

Pada bagian ini, business plan focus untuk menjelaskan mengenai bagaimana suatu bisnis akan dipasarkan dan bagaimana suatu barang atau jasa akan dijual. Tujuannya adalah memberikan informasi mengenai proyeksi penjualan, pangsa pasar, dan target pasar. Hal ini akan mendukung kepercayaan diri anda bahwa anda mampu mencapai proyeksi penjualan anda dengan rencana pemasaran tersebut.

a.       Strategi Pemasaran (Secara Umum)

Identifikasi target pasar dan segmen pasar anda dengan hati-hati dan teliti.

b.      Bauran Pemasaran 4P (Product, Price, Place, dan Promotion)

Anda harus mendiskusikan terlebih dahulu harga dari produk atau jasa anda serta membandingkan harga yang anda tawarkan dengan pesaing lain. Jelaskan bagaimana harga yang anda tetapkan bisa diterima oleh pasar dan menghasilkan untung.

c.       Proses atau Siklus Penjualan

Jelaskan proses dan siklus penjualan yang anda gunakan. Jika anda menggunakan penjualan secara langsung maka deskripsikan bagaimana cara anda mengelolanya dan mengontrolnya. Hal ini termasuk jumlah lokasi penjualan, jumlah karyawan yang dibutuhkan, serta efisiensinya.

d.      Taktik Penjualan

Bagian ini menjelaskan cara agar orang tertarik dan merasa butuh dengan produk atau jasa yang anda tawarkan. Jelaskan taktik-taktik penjualan yang anda pilih, misalnya : memberikan bonus, membuat grup pecinta produk anda, melakukan iklan secara berkala, dan lain-lain sebagainya.

10.  Design and Development Plan (Rencana Desain dan Pengembangan)

Pada bagian ini dijelaskan mengenai rencana desain dan pengembangan produk/jasa yang ditawarkan. Pengembangan produk bisa dalam pengembangan jumlah, pengembangan kualitas, dan lain-lain. Sedangkan desain bisa berupa perbaikan desain produk, dan lain-lain.

11.  Operational Plan (Rencana Operasional)

Bagian ini menjelaskan mengenai bagaimana suatu bisnis akan dijalankan dan bagaimana suatu produk/jasa akan diproduksi. Bagian ini juga akan mengilustrasikan operasional kegiatan bisnis dalam ruang lingkup “ back stage” ( tidak terlihat oleh customer) dan “front stage” (terlihat oleh customer).

 

Bagian ini membahas tentang :

a.       Lokasi Bisnis

Deskripsikan mengenai kelebihan dan kekurangan  dari lokasi yang anda pilih beserta pengaruhnya terhadap tenaga kerja, harga dan ketersediaan bahan baku, keterjangkauan pelanggan, akses terhadap transportasi, serta aturan-aturan pada lokasi tertentu.

b.      Fasilitas dan Peralatan

Deskripsikan mengenai fasilitas dan peralatan yang dibutuhkan. Apakah fasilitas dan alat tersebut anda beli atau anda sewa. Bagaimana estimasi dari fasilitas dan peralatan yang dibutuhkan pengaruhnya terhadap proyeksi penjualan.

c.       Proses Produksi

Jelaskan metode yang digunakan untuk produksi, prosedur untuk menjaga kualitas, control terhadap produksi dan penyimpanan, bahan baku yang dibutuhkan, dan control terhadap penjualan. Jika dibutuhkan, sertakan gambar agar mudah dipahami.

12.  Overall Schedule (Jadwal Keseluruhan)

Bagian ini membahas tentang aktivitas-aktivitas utama yang diperlukan untuk memulai bisnis. Aktivitas-aktivitas tersebut kemudian dijadwalkan. Jadwal yang dibuat harus dalam format pencapaian (milestone) yang penting bagi keberhasilan bisnis.

Berikut contoh pencapaian-pencapaian dalam bisnis:

·         Memperoleh pembiayaan/modal

·         Penyewaan fasilitas

·         Penyelesaian prototype

·         Mulaiproduksi

·         Mendapatkan penjualan pertama

·         Penggabungan usaha

Sebaiknya jadwal ini dituliskan dalam bentuk tabel penjadwalan yang realistis.

F.      ELEMEN-ELEMEN BUSINESS PLAN

Rencana Bisnis (business plan) memiliki berbagai elemen penting. Mengutip dari Business Incubator Centre-Universitas Gunadarma, elemen yang dimaksud dan penjelasannya sebagai berikut:

1.      Ringkasan Eksekutif

Merupakan pintu masuk ke rencana bisnis kita. Ringkasan sebaiknya hanya outline dan lebih menekankan pada butir-butir utama saja.

2.      Tujuan

Tetapkan tujuan kita, misal pangsa pasar, penjualan, dan keuntungan. Yakinkan bahwa tujuan tersebut kongkrit, dan terukur. Tujuan harus menunjukkan tingkat penjualan atau keuntungan, persentase gross margin, laju pertumbuhan, atau pangsa pasar yang ingin diraih. Hindari penggunaan tujuan yang tidak jelas, misal “menjadi yang terbaik” atau pertumbuhan yang cepat, Kita sebaiknya menetapkan paling sedikit tiga tujuan.

3.      Pernyataan Misi

Pernyataan misi mengekspresikan tujuan tertinggi dari perusahaan kita, misalnya menyediakan layanan ke industri tertentu, menyebarkan teknologi baru, atau meningkatkan pendidikan. Jika perusahaan kita mempunyai misi, nyatakan secara sederhana dalam satu atau dua kalimat.

4.      Perusahaan

Buat ringkasan perusahaan dengan menjelaskan secara jelas apa yang dijual, melalui saluran distribusi apa, dan dijual ke siapa/mana.

5.      Kepemilikan Perusahaan

Jelaskan bentuk kepemilikan perusahaan kita. Apakah partnership, sole proprietorship, atau corporation? Publik atau perorangan?

6.      Sejarah Perusahaan

Sebutkan kapan perusahaan didirirkan, oleh siapa, dan dengan tujuan apa. Bagaimana perusahaan berkembang setelah itu? Dimana kita merelokasi kantor, mengembangkan lini produk atau perubahan signifikan lainnya? Ingatlah untuk memasukkan informasi mengenai penjualan, barang/jasa, dan pasar yang dilayani serta bagaiman hal-hal tadi berubah atau berkembang sepanjang waktu. Jika perusahaan kita baru, nyatakan mengapa kita memutuskan memulai berbisnis.

7.      Lokasi dan Fasilitas Perusahaan

Jelaskan dengan ringkas kantor dan lokasi perusahaan, sifat dan fungsinya, luas, status penyewaan, dan informasi mengenai fasilitas lainnya.

8.      Produk/Jasa

Paragraf ini merupakan ringkasan barang dan jasa yang ditawarkan. Ringkasan kita harus point-point-nya saja. dan menjelaskan barang dan jasa kita. Jelaskan bagaimana barang/jasa saling melengkapi satu sama lain atau dijual bersamaan, jika ada.

9.      Deskripsi Barang dan Jasa

Buat List barang dan jasa secara individual dan jelaskan bagaimana barang/jasa tersebut bermanfaat untuk pelanggan.

10.  Karakteristik dan Perbandingan Kompetitif Barang/Jasa

Jelaskan karakteristik bersaing utama dari barang/jasa kita. Mengapa orang-orang membeli barang/jasa kita dibandingkan yang lain? Apakah kita menawarkan yang lebih baik untuk karakteristik, harga,kualitas, atau pelayanannya? Jelaskan sifat penjualan yang khas yang memberikan daya saing.

11.  Layanan Konsumen/Tindak Lanjut Layanan

Jelaskan bagaimana kita menawarkan pelayanan terhadap barang/jasa yang kita jual. Jika perusahaan kita hanya menawarkan jasa, rubahlah judul diatas dengan tindak lanjut layanannya dan jelaskan bagaimana kita menyediakan dukungan terhadap pelanggan. Juga masukkan jam operasi atau kebijakan garansi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Business plan bisa menggambarkan kesiapan calon entrepreneur yang terjun langsung dalam dunia bisnis. Seberapa dalam calon entrepreneur mengetahui bisnis yang sedang dirancang. Hal itu terlihat dari seberapa komleks dan rinci business plan yang disusun. Calon investor atau lembaga keuangan pemberi kredit akan melihat kesiapan calon entrepreneur dari business plan yang mereka susun. Business plan akan  memperlihatkan apakah bisnis yang sedang direncanakan tersebut realistis untuk dijalankan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/login?email_was_taken=true&login=ariefrachman261%40gmail.com&provider=Google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Penerapan komputer dibidang Pendidikan

  MAKALAH PENGGUNAAN KOMPUTER DI BIDANG PENDIDIKAN     Disusun oleh: Nama: ARIF RAHMAN NIM : 1118R0669 Mata Kuliah: Komputer dan Masyarakat SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER HIMSYA SEMARANG 2020   KATA PENGANTAR Puji dan syukur Kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat, karunia dan hidayah-Nya, sehingga Kami  mampu menyusun dan menyelesaikan makalah ini. Makalah ini Kami susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Komputer dan Masyarakat yang diberikan oleh Dosen Muhammad Syauqi,S.Kom. pada Program study Sistem Informasi di STMIK HIMSYA SEMARANG. Kami  berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi Mahasiswa khususnya prodi Sistem Informasi (SI). Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih memiliki banyak sekali kekurangan dan kekeliruan. Oleh karena itu Kami sangat  mengharapkan kritik dan saran dari pembaca terutama ke...

Makalah Sistem Operasi Chrome

MAKALAH SISTEM OPERASI CHROME Disusun oleh : Nama   : Arif Rahman NIM    : 1118R0669 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER HIMSYA SEMARANG 2020 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Penulis panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga penulis bisa menyelesaikan makalah tentang sistem operasi chrome ini. Makalah ini sudah selesai penulis susun dengan maksimal dengan bantuan pertolongan dari berbagai pihak sehingga bisa memperlancar pembuatan makalah tentang sistem operasi chrome ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berkontribusi didalam pembuatan makalah ini. Terlepas dari semua itu, Kami menyadari seutuhnya bahwa masih jauh dari kata sempurna baik dari segi susunan kal...

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) PERTEMUAN 10

Assalamualaikum Wr. Wb. Sebelum masuk ke video presentasi yang saya buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi di STMIK HIMSYA SEMARANG. Saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu: NAMA      : ARIF RAHMAN NIM          : 1118R0669 PRODI      : S1 SISTEM INFORMASI MAKUL   : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DOSEN    : SEPTIA LUTFI, S. Kom., M. Kom. Agar lebih tau apa itu SIA, langsung saja simak video dibawah ini 👇👇👇👇👇 SEMOGA BERMANFAAT!!!