Langsung ke konten utama

Makalah Sistem Operasi Chrome

MAKALAH
SISTEM OPERASI CHROME



Disusun oleh :
Nama   : Arif Rahman
NIM    : 1118R0669
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
HIMSYA SEMARANG
2020

KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Penulis panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga penulis bisa menyelesaikan makalah tentang sistem operasi chrome ini.
Makalah ini sudah selesai penulis susun dengan maksimal dengan bantuan pertolongan dari berbagai pihak sehingga bisa memperlancar pembuatan makalah tentang sistem operasi chrome ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berkontribusi didalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari seutuhnya bahwa masih jauh dari kata sempurna baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, kami terbuka untuk menerima segala masukan dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca sehingga kami bisa melakukan perbaikan makalah ilmiah sehingga menjadi makalah yang baik dan benar.
Akhir kata penulis meminta semoga makalah ini bias bermanfaat bagi pembaca dan semoga untuk kedepannya penulis mampu membuat karya-karya yang lebih baik lagi.


                                                                                                Semarang, Maret 2020
                                                                                                            Penulis

                                                                                                        Arif Rahman



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Secara umum sebuah sistem komputer terdiri atas hardware, software dan brainware dimana ketiganya saling terkait satu sama lain. Ketiganya merupakan syarat mutlak untuk menjalankan sebuah sistem komputer.
Sebuah sistem operasi merupakan program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna (user) komputer dengan hardware (perangkat keras) komputer. Tujuan dari sistem operasi adalah untuk menyediakan lingkungan dimana user dapat mengeksekusi program yang diinginkan dengan efisien.
Sistem operasi dapat dipandang sebagai pengontrol sumber daya yang ada. Sebuah sistem komputer memiliki berbagai sumber daya (hardware dan software) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai masalah: CPU time, ruang memori, ruang penyimpanan file, perangkat I/O (input/output), dan lain sebagainya. Sistem operasi bertindak sebagai manajer bagi semua sumber daya ini dan mengalokasikannya pada program dan user tertentu untuk melakukan berbagai tugas (task).  Dengan demikian ada peluang terjadinya konflik permintaan sumber daya, sistem operasi harus mengambil keputusan, request(permintaan) sumber daya mana yang harus dilayani untuk menjaga efisiensi operasi komputer.
Saat ini banyak tersedia Sistem operasi yang tersedia di pasaran, salah satunya adalah Chrome OS. Saat ini Chrome OS belum populer di Indonesia,maka dari itu makalah ini akan menjelaskan segala sesuatu tentang Chrome OS.

B.     Rumusan Masalah
Beberapa hal yang menjadi pembahasan pada makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Apa itu Chrome OS?
2.      Bagaimana sejarah lahirnya Chrome OS?
3.      Bagaimana manajemen dari Chrome OS?
4.      Apa saja kelebihan dan kekurangan dari Chrome OS?

C.     Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui apa itu Chrome OS
2.      Untuk mengetahui sejarah lahirnya Chrome OS
3.      Untuk mengetahui manajemen dari Chrome OS
4.      Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari Chrome OS

D.    Metode Pengumpulan Data
Dalam pembuatan dan penyusunan makalah ini, penulis mengumpulkan data-data dari berbagai sumber mengenai Chrome OS. Baik melalui E-Book maupun internet.

BAB II
PEMBAHASAN
1.      Pengertian Chrome OS
Chrome OS adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Google. Sistem operasi ini secara khusus dikembangkan agar bisa bekerja dengan baik dengan berbagai web apps di Chrome Web Store. Jika kamu adalah pengguna browser Google Chrome, maka kamu tidak akan asing dengan User Interface dari Chrome OS. Fitur dan tampilan Chrome OS memang identik dengan Google Chrome.
Saat pertama kali menghidupkan Chrome OS, kita akan diminta untuk login ke akun Google. Setelah login, kita akan disambut dengan tampilan desktop yang bersih dan simple. Kita bisa mengganti gambar background sesuai dengan yang kita inginkan. Chrome OS terintegrasi dengan semua layanan Google seperti Google Drive, Google Docs, Gmail, Google Play, Google Plus, dan Google Search. Kita juga bisa menginstall berbagai aplikasi lainnya dari Chrome Web Store. Setiap aplikasi bisa diinstall dengan cepat dan mudah, seperti saat menginstall ekstensi di Google Chrome.
File explorer Chrome OS juga terlihat sederhana. File Explorer ini sudah terintegrasi dengan zip archiver sehingga  bisa melakukan ekstrak atau compress tanpa menginstall aplikasi tambahan. Halaman setting Chrome OS juga tidak jauh berbeda dengan halaman setting Google Chrome. Chrome OS bisa berjalan dengan sangat cepat. Hanya butuh hitungan detik bagi OS ini untuk booting atau shutdown. Hal ini tidak begitu mengherankan karena memang OS ini sangat simple dan hampir semua aplikasinya berjalan secara cloud.
2.      Sejarah lahirnya Chrome OS
Google mengumumkan Chrome OS pada 7 Juli 2009,menggambarkan itu sebagai sebuah sistem operasi yang dimana aplikasi dan data pengguna berbentuk Cloud (Awan). Konsep ini cukup baru untuk membingungkan pengguna dan analis, dan juga sebagai salah satu pendiri Google Sergey Brin, yang, pada awalnya, tidak menyadari bahwa data tidak lakukan tinggal di komputer pribadi, tetapi dapat diakses dari semua mesin yang menjalankan sistem operasi.
Untuk memastikan persyaratan pemasaran, perusahaan bergantung pada metrik informal, termasuk pemantauan pola penggunaan beberapa mesin Chrome OS 200 yang digunakan oleh karyawan Google. Pengembang juga mencatat pola penggunaan mereka sendiri. Matthew Papakipos,mantan direktur rekayasa untuk proyek Chrome OS , menempatkan tiga mesin di rumahnya dan mendapati dirinya login untuk sesi singkat Untuk membuat permintaan pencarian tunggal atau mengirim email singkat.
Pada tanggal 19 November 2009, Google merilis kode sumber Chrome OS sebagai proyek Chromium OS .Seperti proyek-proyek open source lainnya , pengembang dapat memodifikasi kode dari Chromium OS dan membangun versi mereka sendiri , sedangkan kode Chrome OS hanya didukung oleh Google dan mitra-mitranya dan hanya berjalan pada perangkat keras yang dirancang untuk tujuan tersebut . Tidak seperti Chromium OS,chrome OS secara otomatis diperbarui ke versi terbaru.
Pada konferensi pers November 19, 2009 , Sundar Pichai , wakil presiden Google Chrome mengawasi , menunjukkan versi awal dari sistem operasi . Dia dulu desktop yang tampak sangat mirip dengan browser Chrome , dan , di samping tab browser biasa , juga memiliki tab aplikasi , yang mengambil lebih sedikit ruang dan dapat disematkan untuk akses yang lebih mudah . Dalam konferensi tersebut , sistem operasi boot up dalam tujuh detik , waktu Google mengatakan akan bekerja untuk mengurangi.
Juga pada tanggal 19 November 2009, Chris Kenyon , wakil presiden layanan OEM di Canonical Ltd , mengumumkan bahwa Canonical  kontribusi teknik untuk Google (Chrome OS) di bawah kontrak . Dalam diskusi kami, Sundar Pichai dan Linus Upson membuat jelas bahwa mereka ingin , dimana dapat dilaksanakan , untuk membangun komponen yang ada dan alat-alat dari komunitas open source tanpa perlu re - penemuan . fokus yang jelas ini harus menguntungkan berbagai proyek yang ada dan kami menyambut itu .
Pada Februari 2010, Google beralih perkembangannya Linux distribusi untuk Chrome dari Ubuntu ke Gentoo Linux untuk menggunakan sistem manajemen paket Portage bahwa distribusi , yang , menurut sumber-sumber di Google , digunakan dengan  Google mengambil sendiri pada kernel vanilla Linux.
3.      Manajemen Chrome OS
Chrome OS merupakan sistem operasi yang dibangun dari platform web Chrome yang sudah dirilis Google. Sistem operasi ini didesain untuk mewujudkan secara penuh sistem konsep komputasi berbasis web sehingga semua layanan dapat saling terhubung baik diakses melalui PC, laptop, maupun perangkat mobile melalui internet. Chrome diklaim sebagai sistem operasi yang sangat ringan dan kompak.
Google mendeskripsikan desain Chrome OS terdiri atas tiga lapisan arsitektur (three-tier architecture) yaitu firmwhare, system level dan user software, dan Chrome browser dan windows manager.
a.       Firmware
Firmware memegang peranan penting pada proses boot pada Chrome OS. Dengan mengurangi komponen-komponen yang kurang penting pada proses boot, menjadikan chrome sistem operasi yang memiliki kemampuan booting yang cepat dengan tetap memperhatikan aspek keamanan. Firmware mereduksi kompleksitas ketika sebuah PC melakukan boot, seperti mengurangi kompatibilitas terhadap perangkat-perangkat yang secara fungsional sudah tidak diperlukan seperti Flopy Disk. Firmware juga memberikan dukungan terhadap system recovery.
Fungsi firmware :
·         System Recovery, firmware mempu malakukan re-install jika terjadi kerusakan pada system
·         Verified boot, melakukan booting dengan melakukan pemeriksaan terhadap firmware, kernel dan system image.
·         Fast boot, memberikan jaminan kecepatan pada proses booting.
b.      System Level dan User-land
Pada bagian ini terdapat linux kernel, driver dan service-service untuk user. Kernel Chrome telah dimodifikasi agar mampu berjalan dengan performa yang lebih cepat dan lebih ringan.
User-land merupakan system yang digunakan sebagai pengaturan proses-proses dengan menggunakan service bernama upstart. Upstart dapat menalankan service secara parallel.
Beberapa komponen pada System Kevel dan User-land :
·         D-Bus, merupakan komponen yang terhubung dengan hardware. Sebagai contoh manajemen batrai
·         Connection Manager, Terkait dengan manajemen koneksi internet seperti WiFi, DNS Prox dan service 3G
·         WPA Supplicant, Digunakan untuk melakukan koneksi via wireless
·         Autoupdate : Daemon yang melakukan pengecekan terhadap images system
·         Power Management, Merupakan perangkat yang mengatur management penggunaan power oleh CPU
·         Standart Linux Service, syslog dan cron seperti pada sistem operasi linux.

c.       Chrome Browser dan Window Manager
Window manager bertanggung jawab terhadap penanganan interaksi user dengan berbagai windows client. Jika dibandingkan dengan linux, Windows Manager dapat disamaan dengan sistem X Windows. Windows Manager berfungsi dengan melakukan kontrol terhadap penempatan window, cursor dan berbagai perangkat tentang antar muka terhadap Chrome OS. Chrome OS juga mendukung mekanisme rendering dengan OpenGL. Terdapat juga ICCCM (Inter-Client Communication Conventions Manual) dan EWHM (Extended Window Manager Hints) yang digunakan sebagai komunikasi antara window manager.
-          Penyimpanan File
Google telah menawarkan sesuatu menuju masa baru. Dan itu adalah komputasi awan. Setelah mengatakan bahwa kita berarti bahwa Chrome OS tersedia secara komersial pertama konsumen awan-sentris OS. Sederhananya, Anda dapat menyimpan data sebanyak yang Anda inginkan dalam awan, tidak peduli apakah itu disimpan pada netbook Anda atau Anda telah dihapus ke ruang bebas beberapa, data aman akan berada di awan.
Chrome OS yang berbasis GNU/Linux ini di desain seminimum mungkin untuk menyimpan data secara lokal. Sehingga OS ini sangat bergantung dengan konektifitas ke dalam Google “cloud” server, yang tidak akan kita ketahui berlokasi dimana, untuk menyimpan dokumen dan informasinya.
Awan memuat dengan kekuatan besar. Besar kekuatan komputasi, penyimpanan tak terbatas dan layanan banyak-banyak yang Anda tidak bisa membayangkan Konsekuensi lain yang menarik dari komputasi awan adalah bahwa Anda dapat mengakses data Anda dari mana saja pada perangkat apapun. Pada perangkat mobile, pada netbook atau desktop di mana saja semua yang Anda butuhkan adalah koneksi internet yang cepat.
Chrome OS memiliki fitur yang besar menjadi ‘penyembuhan diri’. Google telah mengklaim itu menjadi mudah untuk memodifikasi dan telah dirancang dengan cara yang sangat kuat terhadap setiap ancaman yang mencurigakan. Kita semua tahu bahwa Chrome OS cepat dan sederhana dan ramping. Dan ini awan-komputasi dapat membuatnya bahkan lebih menarik. Tapi cerita tidak berakhir di sini. Dimana komputasi awan membawa fitur yang menarik dan fasilitas yang masih memiliki risiko yang melekat, Adanya resiko ini juga akan mengakibatkan kita akan kehilangan hak legal kita atas data yang kita miliki, karena data tersebut tersimpan bukan didalam mesin sendiri. Jika di AS, maka kita akan kehilangan hak legal kita karena kita menyimpan data bukan didalam mesin kita. Kehilangan hak atas kepemilikan data ini akan sangat signifikan jika kita ingin mengklaim data yang kita miliki.
Tetapi ketika kita dalam keadaan offline dapat menyimpan data / file secara permanen. Saat ini Google sedang mengambangkan system ketika offline dapat menyimpan data sementara. Dengan penggunaan HTML5 dan Google Gears yang dapat offline maka masalah itu dapt di atasi.






Review Chrome OS 25
-          Interface
Google Chrome OS paling mirip dengan Windows 7 dan berbagai distribusi Linux seperti Ubuntu dan Fedora. Setelah diluncurkan, para pengguna akan disambut dengan gambar latar belakang desktop yang besar dan menu bar transparan akan meluncur di bagian bawah perangkat.Bar ini memiliki link untuk menuju ke Chrome, Gmail dan Google serta jendela yang muncul dengan ikon dari semua aplikasi yang diinstall. Sama seperti dock Apple, aplikasi yang sedang terbuka akan ditambahkan bersama ikon quick-launch dan kemudian menghilang setelah mereka ditutup.
Seperti Windows tray, sisi kanan peluncuran bar menunjukkan  waktu, volume, kekuatan sinyal Wi-Fi, tingkat baterai dan gambar profil. Mengklik di mana saja di daerah ini dari bar peluncuran akan membuka menu dengan berbagai pengaturan sistem operasi, seperti rincian Wi-Fi dan kontrol volume, Bluetooth, kemampuan untuk mengunci atau menutup notebook dan akses ke panel pengaturan penuh.
Bagaimanapun, sistem operasi ini menawarkan kepada Anda pengalaman desktop tingkat akhir di mana Anda tidak dapat menyimpan shortcut aplikasi di dalam desktop dan sebagian besar konfigurasi  dilakukan melalui browser. Gmail tidak akan membuka aplikasi melainkan akan dibuka di dalam tabbaru di dalam browser. Hal ini sama dengan aplikasi Chrome termasuk game, Google File browser drive yang memiliki jendelanya sendiri. Sistem operasi versi 25 memiliki dukungan dual layar yang memungkinkan pengguna untuk terhubung ke monitor eksternal untuk mirroring dan menginginkan tampilan yang panjang.
-          Aplikasi
Sistem operasi ini dioptimalkan bagi pengguna yang sudah menggunakan berbagai aplikasi Google. Tiga ikon quick-launch yang sudah diatur secara default pada LaunchBar adalah browser web Chrome, Gmail dan Google+. Dalam apps drawer, Anda akan menemukan deretan aplikasi seperti YouTube, Google Calendar, Maps, Drive dan lainnya. Setiap aplikasi yang diinstall berakhir di apps drawer ini, namun semua merupakan aplikasi standar dari Google.
Tidak seperti  Windows atau OS X, ikon aplikasi berfungsi lebih seperti bookmark dari pada aplikasi independen. Alih-alih membuka jendela baru, masing-masing ikon membuka tab baru di browser untuk aplikasi web yang diinginkan.
Seperti Windows 8 dan OS X, sistem operasi ini memiliki pasar aplikasi di mana pengguna dapat mengunduh dan menginstall aplikasi sesuai pilihan pengguna. Menurut Google, ada puluhan ribu aplikasi Chrome di toko web online yang terhubung ke layanan web yang berbeda dan menyediakan sebagian besar fungsi yang diberikan dalam aplikasi desktop.
Tapi disinilah letak masalah utama dengan Google Chrome OS yang benar-benar menuntut pengguna untuk menggunakan segala alat dari Google. Anda harus terhubung langsung dengan internet untuk menggunakan mesin ini, karena perangkat ini tidak bisa Anda gunakan maksimal dan bisa dibilang tidak berguna ketika tidak dihubungkan ke dalam internet.
Google membahas masalah ini dengan kategori Apps Offline yang menampilkan aplikasi yang tidak memerlukan konektivitas internet untuk dijalankan seperti Gmail, Calendar dan Drive dan permainan seperti Angry Birds. Menurut Google ada banyak aplikasi yang tidak memerlukan konektivitas internet untuk dijalankan.
-          Ekstensi
Fungsi tambahan dapat ditambahkan ke sistem operasi ini melalui penggunaan ekstensi. Ekstensi ini juga tersedia pada web Chrome, tapi berperilaku sedikit berbeda dari aplikasi lainnya. Sementara aplikasi umumnya berperilaku sebagai penanda, ekstensi menambahkan fitur ke browser web sendiri.
Google Chat tersedia sebagai ekstensi daripada sebuah aplikasi, yang memisahkan fitur chat dari Gmail. Hal ini benar-benar tidak berguna meskipun berada di sistem operasi lain karena ekstensi ini menempatkan Google Chat di jendela sendiri, dan sistem operasi ini tidak mendukung dua jendela secara bersamaan atau multitasking, satu-satunya cara adalah dengan menggunakan dual layar.
-          Chrome Remote Desktop
Salah satu aplikasi yang paling diunggulkan dan paling kuat dalam Chromebook adalah Chrome Remote Desktop. Ini merupakan  aplikasi cross-platform yang sangat memungkinkan Anda untuk mengakses  remote Windows atau komputer Mac dari Chromebook, sangat meningkatkan kemampuan dari sistem operasi ini.
-          Cloud Print
Fitur lain yang didukung oleh mesin ini adalah kemampuannya dalam mencetak kertas yang didukung oleh browser web Chrome dengan Cloud Print. Hal ini memungkinkan notebook bersistem operasi ini untuk dihubungkan ke dalam printer tanpa kabel. Sistem ini telah didukung oleh Canon, Epson, FedEx, HP dan Kodak. Chromebooks juga dapat mencetak melalui printer kabel dengan jaringan dengan komputer lain yang dilampirkan ke printer yang diinginkan.
Limitations
Meskipun evolusi sistem operasi ini telah mengalami peningkatan, namun masih ada beberapa keterbatasan yang signifikan. Meskipun ada peningkatan jumlah aplikasi offline, OS masih sangat bergantung pada konektivitas internet. Jadi untuk Anda yang masih ingin berkutat dengan kegiatan kantor, maka notebook konvensional masih cocok untuk Anda dibandingkan dengan mesin ini
4.      Kelebihan dan Kekurangan Chrome OS
a.       Kelebihan Chrome OS
Sistem operasi terbaik dan definitif  baik untuk personal computer dan  server
1)      Chrome OS 100% gratis untuk penggunaan pribadi dan komersial, tidak ada satu sen untuk membayar
2)      Dua kali lebih cepat daripada windows xp dan mac osx dan tiga kali lebih cepat daripada vista
3)      Hampir sempurna windows xp dan mac osx emulation software built-in
4)      Google Chrome OS bisa menjalankan hampir 99% perangkat lunak ( software) asli dan  dari semua windows xp, vista dan mac osx software
5)      Requirement minimal kebutuhan hardware: 600 mhz processor, 256mb ram, 1.5gb hard disk space
6)      Bisa digunakan pada  tablet pc,  pc dan versi mobile  juga tersedia
7)      Bisa otomatis paralel dengan  kecepatan tinggi  pada pengolahan dengan dual dan quad core prosesor
8)      Mendukung  multicore.
b.      Kekurangan Chrome OS
1) PRIVASI : Google menyimpan 2% interpretation pencarian pengguna, lengkap dengan alamat IP-a. Walaupun dalam beberapa waktu tertentu interpretation ini akan dianonimkan. Ini artinya google bisa saja tahu “siapa mencari apa dan dimana”
2) Celah Keamanan : beberapa pakar confidence menemukan adanya ubang kecil/bugs pada chrome.sehingga ketika membuka suatu halaman website browser ni menjadi crash.lalu Chrome juga memiliki underline download akan otomatis yang dikhawatirkan akan disalah gunakan Hacker. 
3) Extensions : pada Chorme tidak dapat extension/plugin/addons yang dapat ditambahkan. 
4) Bahasa : pada chrome menggunakan dalam Indonesia maka akan terdapat beberapa kejanggalan dalam bahasanya.


BAB III
PENUTUP
1.      Kesimpulan
Chrome OS sangatlah fleksibel untuk digunakan oleh mahasiswa maupun saat bekerja. Dengan kelebihannya yaitu sangat ringannya OS ini dan sangat user interface yang begitu mudah untuk dijalankan bagi pemula sekalipun. Chrome OS ini dibekalkan untuk pengguna yang membutuhkan pengalaman lebih dalam browsing internet dan oleh karena itulah google menciptakan OS ini.
2.      Saran
Setelah membaca makalah ini, diharapkan dapat menambah wawasan dan referensi bagi pembaca tentang system operasi chrome. Tentang apa itu itu system operasi chrome,sejarah, serta apa saja kelebihan dan kelemahan system operasi chrome.
                                                                      





DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Chrome_OS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Penerapan komputer dibidang Pendidikan

  MAKALAH PENGGUNAAN KOMPUTER DI BIDANG PENDIDIKAN     Disusun oleh: Nama: ARIF RAHMAN NIM : 1118R0669 Mata Kuliah: Komputer dan Masyarakat SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER HIMSYA SEMARANG 2020   KATA PENGANTAR Puji dan syukur Kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat, karunia dan hidayah-Nya, sehingga Kami  mampu menyusun dan menyelesaikan makalah ini. Makalah ini Kami susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Komputer dan Masyarakat yang diberikan oleh Dosen Muhammad Syauqi,S.Kom. pada Program study Sistem Informasi di STMIK HIMSYA SEMARANG. Kami  berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi Mahasiswa khususnya prodi Sistem Informasi (SI). Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih memiliki banyak sekali kekurangan dan kekeliruan. Oleh karena itu Kami sangat  mengharapkan kritik dan saran dari pembaca terutama ke...

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) PERTEMUAN 10

Assalamualaikum Wr. Wb. Sebelum masuk ke video presentasi yang saya buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi di STMIK HIMSYA SEMARANG. Saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu: NAMA      : ARIF RAHMAN NIM          : 1118R0669 PRODI      : S1 SISTEM INFORMASI MAKUL   : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DOSEN    : SEPTIA LUTFI, S. Kom., M. Kom. Agar lebih tau apa itu SIA, langsung saja simak video dibawah ini 👇👇👇👇👇 SEMOGA BERMANFAAT!!!